Pembahasan kuota haji Indonesia akan menjadi salah satu topic yang akan dibahas dalam kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi, Salman bin abdulazis Al-Saud. Hal ini mengingat Indonesia adalah Negara dengan kuota haji serta berpopusali Muslim terbesar di dunia.

 

Arab Saudi Kesulitan Tambah Kuota Haji Indonesia

 

Sirna sudah harapan untuk bisa menambah kuota haji Indonesia, sehubungan dengan momentum hadirnya Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia. Saudi menyatakan, tetap sulit untuk menambah kuota haji Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi menyatakan belum bisa untuk menambah kuota haji asal Indonesia. Pemerintah Saudi memahami betul panjangnya daftar tunggu Muslim Indonesia untuk pergi ibadah haji ke Tanah Suci.

Kuota haji ditentukan oleh presesntase jumlah penduduk Muslim di masing-masing negara anggota OKI (Organisasi Kerjasama Islam) dan kita ketahui ketentuan kuota haji Indonesia telah dilakukan di mana telah diumumkan oleh Kementerian Agama Indonesia, dan juga oleh Presiden Joko Widodo,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, dalam konferensi pers di Kedutaan Arab Saudi di Jakarta.

Mulai tahun 2017 ini, kuota haji Indonesia sejatinya telah bertambah dari 221.000 jamaah menjadi 168.800 jamaah.

Kuota haji 211.000 jamaah merupakan kuota normal haji Indonesia sebelum tahun2013. Jumlah kuota itu ditambah oleh pemerintah Saudi sebanyak 10.000 jamaah atas permintaan pemerintah Indonesia pada beberapa waktu yang lalu.

”Terkait dengan daftar yang begitu panjang, ini masih menjadi masalah yang belum ditemukan solusi terbaiknya. Tapi, perlu kita ketahui juga bahwa jumlah Muslim di dunia itu besar. Jumlah penduduk Indonesia juga besar, sehingga kita masih mencari jalan terbaik untuk mengurangi daftar tunggu jamaah haji ini,” ujar Osama.

Kata Osama, Masalah pembatasan kuota tersebut, untuk mempertimbangkan kondisi di Masjidil haram yang luasnya masih terbatas. Meskipun Masjidil haram sudah mengalami perluasan belum lama ini, namun belum bisa menjadi solusi untuk mengatasi pembatasan kuota haji Indonesia. yang pendaftarnya semakin banyak.

”Semoga kedepan kita berharap tidak ada lagi calon jamaah haji yang menunggu. Namun itulah kondisinya, untuk sementara daya tampung sangat terbatas, sehingga dalam waktu dekat kita tidak bisa menambah kuota. Oleh karena itu, sesuai dengan kuota untuk masing-masing negara tersebut yang baru bisa kita berikan,” katanya