/>

Keistimewaan Umroh Akhir Ramadhan dan Tips + Persiapannya

Bagi pemeluk agama Islam ⭐ menjalankan ibadah ✅ Umroh Akhir Ramadhan 🏆 08111341212 adalah salah satu ibadah 💛 yang sangat diidam-idamkan. ❤ Meski umroh dapat dilakukan sewaktu-waktu di luar musim haji, namun Umrah akhir Ramadhan selalu menjadi momen yang paling dicari.

Hal tersebut tak lain dan tak bukan karena banyaknya keutamaan bagi umat Islam yang melaksanakan Umroh di waktu tersebut. Salah satunya adalah tersedianya balasan pahala sebagaimana pahala orang yang menunaikan ibadah haji.

Lantas apa sajakah keutamaan lainnya jika melaksanakan ibadah Umroh akhir Ramadhan? Serta apa saja yang harus Anda persiapkan berikut tips agar ibadah Umroh di bulan Ramadhan lancar? Yuk simak selengkapnya pada uraian dan penjelasan di bawah ini.

Keistimewaan Umroh Akhir Ramadhan dan Tips + Persiapannya

Keutamaan Melakukan Umrah di Akhir Ramadhan?

Berikut beberapa hal yang menjadi keutamaan untuk melaksanakan Umroh akhir Ramadhan.

1. Tersedianya Pahala Melimpah

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim bernomor 1256, Nabi bersabda jika nilai ibadah Umroh akhir Ramadhan adalah senilai pahala ibadah haji. Apalagi segala amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadhan juga mendapatkan pahala amal yang berlipat ganda.

Jadi dapat Anda bayangkan bukan berapa banyak pahala amalan yang akan dapat diraup dalam satu waktu tersebut.

2. Amalan Cerdas pada Waktu Terbatas

Meski tak berniat untuk membuat perhitungan pahala dengan Allah, namun dapat menjadi pengingat jika Umroh akhir Ramadhan adalah cara cerdas melipatgandakan pahala.

Bagaimana tidak? Melaksanakan Umrah akhir Ramadhan akan mendapatkan 2 hal sekaligus. Yaitu jaminan untuk mendapatkan pahala setara pahala haji berikut balasan amal yang berlipat ganda selama bulan Ramadhan.

3. Mahalnya Biaya Merupakan Bagian dari Fi Sabilillah

Sebagaimana ibadah haji yang memiliki jangka waktu tertentu yaitu hanya sekali dalam setahun, maka demikian pula dengan Umroh akhir Ramadhan. Kelangkaan waktu dari pelaksanaan ibadah sunnah ini pada akhirnya membuat mahalnya biaya yang dikeluarkan.

Hal tersebut karena hanya di waktu yang sama ada banyak sekali umat Islam yang ingin melakukan ibadah di lokasi yang sama. Tentu saja berdasarkan ilmu ekonomi, ketika demand tinggi sedangkan suplai terbatas (akomodasi, transportasi dll) maka harga akan naik.

Tak hanya dua tiga kali lipat, harga Umroh akhir Ramadhan di masa khusus ini bahkan dapat mencapai berkali-kali lipat dibandingkan dengan umrah regular.

Akan tetapi tak perlu risau akan hal tersebut karena semua biaya Umroh akhir Ramadhan yang mahal tersebut merupakan amal baik di jalan Allah.

4. Memberi Keberlimpahan Rezeki

Satu lagi fadhilah atau keutamaan melaksanakan ibadah Umroh akhir Ramadhan, terutama di akhir Ramdahan adalah keberlimpahan rezeki. Tentunya batasan rezeki di sini bukan hanya materi ya. Karena dimensi rezeki juga meliputi kesehatan, jodoh, dan lain-lain.

5. Memudahkan Terkabulnya Doa

Umroh akhir Ramadhan merupakan saat yang sangat tepat untuk memanjatkan sebanyak-banyaknya doa. Yang pertama karena waktu ini adalah salah satu waktu yang mustajab atas terkabulnya doa-doa.

Selain itu tempat-tempat selama pelaksanaan umroh adalah tempat-tempat mulia yang menjadi sarana mustajabnya doa. Apalagi pada saat itu kita melaksanakan dua ibadah sekaligus di bulan suci yaitu ibadah umrah dan ibadah puasa 10 hari terakhir.

Perbedaan Haji dan Umroh 10 hari terakhir Ramadhan

Sekarang Anda pasti sudah paham jika melaksanakan Umroh akhir Ramadhan, memiliki banyak sekali keutamaan. Namun apakah Anda paham apa saja perbedaan mendasar antara ibadah Umroh dan Haji itu?

1. Pengertiannya

Jika ditinjau dari sisi pengertiannya, maka perbedaan Umroh dan Haji adalah sebagai berikut:

a. Haji

Sebagai sebuah rukun Islam serta syariat nabi terdahulu, pengertian ibadah haji secara bahasa adalah memiliki maksud untuk melakukan suatu kegiatan.

Sedangkan pengertian ibadah haji berdasarkan istilah yaitu kegiatan datang ke Baitullah atau Ka’bah di Mekah Arab Saudi. Yang mana hal tersebut dilakukan di waktu dan dengan cara tertentu secara tertib.

Di luar kedua pengertian itu, ibadah haji juga berarti kegiatan melakukan ziarah tahunan ke kota suci milik Umat Islam, yaitu Mekah. Ibadah ini merupakan ibadah wajib bagi semua umat Islam yang sudah dewasa serta mampu baik secara fisik maupun finansial.

b. Umroh

Pengertian umroh secara bahasa adalah suatu kegiatan melakukan ziarah ke tempat yang ramai dan berpenghuni. Sedangkan arti umroh secara istilah, adalah melakukan perjalanan ke Ka’bah dengan sengaja guna melakukan kegiatan ibadah tertentu.

Untuk pengertian umroh berdasarkan syariat Islam, adalah melakukan kunjungan ke Baitullah dengan maksud ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tentu saja kegiatan ibadah tersebut harus memenuhi beberapa syarat wajib di dalamnya.

Sebenarnya Umroh adalah ibadah sunnah, sehingga tak ada konsekuensi dosa jika tak melakukannya, namun dianggap wajib bagi yang mampu. Itulah mengapa gairah untuk menjalankan ibadah yang satu ini sangat besar geloranya pada umat muslim di tanah air.

Selain itu umroh juga memiliki keutamaan jika pelaksanaannya pada waktu tertentu, yaitu Umroh akhir Ramadhan. Keutamaan melakukan ibadah umroh di waktu ini adalah akan mendapatkan pahala ibadah setara dengan pahala ibadah haji.

2. Dasar Hukumnya

Selain memiliki pengertian yang berbeda, dasar hukum yang menjadi landasan dari pelaksanaan kedua ibadah ini juga berbeda.

a. Ibadah Haji

Dasar hukum ibadah haji terdapat pada rukun Islam yang kelima. Karena merupakan rukun Islam maka hukum bagi pelaksanaan ibadah haji ini adalah wajib, yaitu bagi yang mampu.

Arti mampu di sini adalah mampu secara fisik, finansial dan tak mentelantarkan keluarga yang akan ditinggal selama menjalankan ibadah haji. Di dalam Al Qur’an sendiri dalil mengenai kewajiban haji terdapat pada ayat 97 dari Surat Ali Imran.

b. Ibadah Umroh

Sedangkan hukum untuk ibadah Umroh akhir Ramadhan itu adalah sunnah. Dalil yang menjadikan ibadah umroh itu adalah ibadah sunnah yaitu berdasarkan Hadits dari Nabi Muhammad SAW melalui periwayatan al-Tirmidzi.

Sedangkan bagi sebagian ulama lainnya ada yang berpendapat sebaliknya. Yaitu bahwasanya ibadah umroh juga merupakan ibadah wajib. Dasar atau dalil yang digunakan oleh para ulama dari golongan ini adalah ayat 196 dari Surat Al – Baqarah.

3. Rukun Pelaksanaannya

Perbedaan antara umroh dan ibadah haji adalah rukun dari kegiatan yang harus dilaksanakan pada saat melakukan ibadah tersebut. 

Rangkaian amalan wajib pada saat melaksanakan ibadah haji adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan pakaian Ihram.
  • Melaksanakan Wukuf.
  • Menjalani Tawaf Ifadah.
  • Melakukan Sa’i.
  • Melaksanakan Tahallul.
  • Melakukannya dengan tertib.

Sedangkan pada pelaksanaan ibadah umroh, amalan kegiatannya adalah:

  • Menggunakan Ihram.
  • Melakukan Tawaf Umroh.
  • Menjalankan Sa’i.
  • Melaksanakan Tahallul.

Jadi perbedaan rukun yang paling utama adalah tidak melakukannya wukuf di padang Arafah bagi pelaksana ibadah umrah. Yang mana selama di Arafah, para jamaah haji akan memperbanyak doa, zikir, membaca Al Qur’an serta mendengarkan khotbah.

4. Waktu Pelaksanaannya

Perbedaan umroh dan haji berikutnya adalah waktu pelaksanaan ibadah tersebut.

Untuk ibadah haji, dalam setahun waktu pelaksanaannya hanya sekali, yaitu pada saat bulan haji tiba. Bulan haji ini umumnya akan jatuh antara pertengahan bulan Syawal hingga datangnya Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban.

Sedangkan untuk waktu pelaksanaan ibadah umroh jauh lebih fleksibel, karena umrah dapat Anda lakukan kapan saja di sepanjang tahun. Asalkan tidak pada saat musim haji tiba.

5. Tempat Pelaksanaan & Kekuatan Fisik

Perbedaan yang paling akhir dari kedua ibadah umat Islam ini adalah tempat dari pelasanaan ibadah serta keluatan fisik untuk melakukannya.

a. Tempat Pelaksanaan

Perbedaan lokasi dari pelaksanaan antara ibadah umroh dan haji terjadi setelah miqat. Yaitu sebuah lokasi yang mana tempat itu menjadi batas mulai atau batas berhenti dari dilafalkannya niat melakukan ibadah.

Untuk ibadah haji, maka pelaksanaan miqatnya adalah Mekkah di Masjidi Haram, Padang Arafah, Muzdalifah serta di Mina. Untuk ibadah umrah maka miqatnya adalah di Mekkah  yaitu Masjidil Haram.

b. Kekuatan Fisik

Ibadah haji memiliki rangkaian kegiatan yang lebih banyak sehingga maka tuntutan fisiknya juga lebih besar. Selain itu jangka waktu ibadah haji juga jauh lebih lama.

Apalagi pelaksanaan ibadah ini memiliki waktu tertentu yang hanya sekali dalam setahun.

Sehingga dapat dibayangkan dalam satu waktu umat Islam dari seluruh dunia akan berkumpul menjadi satu di lokasi yang sama. Sudah pasti kekuatan fisik akan sangat dituntut bukan?

Tips Umroh di Akhir Bulan Ramadhan agar Lancar

Umroh akhir Ramadhan memang memiliki banyak sekali keutamaan yang membuat banyak umat Islam ingin melaksanakannya. Namun untuk menjalankannya akan membutuhkan persiapan dan perjuangan.

Untuk memudahkan Anda yang berniat ingin berumrah di akhir Ramadhan, berikut rangkuman beberapa hal yang dapat menjadi tips dan panduan.

1. Kerjakanlah Umrah pada Malam Hari

Hal pertama yang harus Anda pahami adalah perbedaan suhu udara di Arab Saudi dengan suhu di tanah air pada saat siang hari. Meskipun Indonesia merupakan negara kaya matahari, namun panas siang hari di Arab Saudi jauh lebih dahsyat.

Karena ibadah Umroh akhir Ramadhan dilakukan pada saat sedang berpuasa maka untuk itu, lakukan ibadah dengan cerdas. Hal tersebut demi menghindari kelelahan fisik berlebih dan dehidrasi yang akan membuat jatuh sakit dan ibadah terganggu.

Untuk itu, maka pilihlah waktu malam hari sebagai pelaksanaan ibadah umrah. Bukan tanpa alasan, pemilihan waktu ini akan membuat ibadah jadi maksimal karena tak terganggu dengan cuaca panas serta potensi dehidrasi.

Sebaliknya, gunakanlah waktu di siang hari Umroh akhir Ramadhan sebagai masa istirahat agar tubuh dapat segar dan bertenaga.

Dengan melakukan istirahat yang cukup juga, maka Anda tak akan terlalu lelah saat harus melaksanakan shalat tarawih yang sangat lama di masjidil haram.

Jika ingin beribadah di siang hari, perbanyak saja ibadah yang tak terlalu menuntut fisik, seperti zikir, shalawat atau membaca Al Quran.

2. Bersiaplah Fisik & Mental Hadapi Keramaian

Umrah akhir Ramadhan akan identik dengan keramaian yang penuh sesak. Hal tersebut karena semua umat Islam di seluruh dunia akan memiliki cita-cita yang sama. Yaitu meraih keutamaan pahala umrah dan puasa di 10 hari terakhir Ramadhan.

Oleh karena itu suka tak suka, ibadah umrah Anda akan berhadapan langsung dengan jutaan umat Islam lainnya dari seluruh dunia. Penuh sesak, lelah, saling berhimpitan akan menjadi godaan hati dan emosi.

Sehingga sangat penting untuk selalu meluruskan niat, melapangkan hati sekaligus mengingat akan tujuan utama melaksanakan ibadah Umroh akhir Ramadhan ini.

Selalu lembutkan hati dengan memasukkan pikiran jika semua yang bersama Anda adalah saudara seiman yang wajib untuk tak saling menyakiti.

3. Atur Waktu Sahur dan Berbuka Puasa

Umroh akhir Ramadhan artinya ibadah akan dilaksanakan pada saat menjalankan ibadah puasa.

Agar keduanya dapat maksimal, maka pastikan Anda mengatur waktu makan sahur dengan tepat agar tak terlambat untuk mengikuti shalat Subuh berjamaah. Pun demikian dengan waktu berbuka puasa.

Biasanya jika Anda melaksanakan ibadah Umroh akhir Ramadhan bersama agen travel haji maka akan tersedia hidangan sahur dan berbuka di hotel atau penginapan.

Nah jika berniat melakukan santap sahur atau berbuka puasa di hotel maka pastikan jika ada cukup waktu bagi Anda menuju ke Haram.

Atau alternatif lainnya jika ingin praktis dapat melakukannya di masjid, karena akan selalu ada sajian yang melimpah baik di Masjidil Haram maupun Nabawi.

Tentunya melakukan buka bersama dan santap sahur dengan banyak saudara seiman dari seluruh dunia akan menjadi kenangan yang sangat berkesan.

4. Selalu Sedia Kantong Plastik

Tips yang terkesan remeh untuk melakukan umrah di bulan Ramadhan adalah selalu sediakan kantong plastik. Hal ini akan sangat Anda perlukan untuk membawa alas kaki secara aman tanpa takut hilang atau najis.

Melimpahnya jumlah jamaah umrah seringkali menyebabkan alas kaki hilang entah kemana. Agar tak susah, maka bawa saja alas kaki Anda dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik.

5. Siapkan Dana Ekstra

Umrah akhir Ramadhan berarti meningginya biaya sewa penginapan serta ongkos transportasi di Mekkah dan Madinah. Tak hanya itu, bahkan harga tiket pesawat terbang ke Arab Saudi juga ikut naik.

Untuk itu, ketika memiliki niat untuk menjalankan ibadah umrah tepat di bulan Ramadhan, siapkanlah dana ekstra. Hal tersebut guna mengantisipasi melambungnya harga untuk biaya perjalanan maupun biaya selama berada di Arab Saudi.

6. Pilih Lokasi Penginapan Terdekat & Berangkat Lebih Awal

Selalu pilih lokasi hotel atau penginapan sebagai tempat tinggal sementara Anda selama beribadah umrah agar tak terlalu jauh dari Masjidil Haram. Dengan melakukan hal ini maka Anda akan mendapatkan keuntungan sekaligus.

Yang pertama tak perlu mengeluarkan biaya transportasi dari hotel ke Masjidil Haram, Yang kedua Anda akan dapat menghemat waktu perjalanan sehingga badan tak mudah letih. Ingat, keletihan akan membuat badan jadi mudah sakit sehingga ibadah akan terganggu.

Selain itu usahakan telah mengambil wudhu pada saat berangkat sehingga tak perlu antri wudhu lagi di Masjidil Haram. Dengan begitu akan bisa langsung mengambil tempat sholat yang paling nyaman dan strategis. Anda bisa  berkonsultasi ke travel haji jakarta alhijaz.

7. Perbanyak Minum Air Putih & Makanan Berkualitas

Karena cuaca dan suhu udara di tanah suci itu panas, maka pastikan di malam hari Anda memperbanyak konsumsi air putih agar kebutuhan cairan terpenuhi.

Dengan begitu maka akan dapat terhindar dari kemungkinan dehidrasi yang akan mengganggu kelancaran ibadah Umroh akhir Ramadhan.

Selain itu batasi konsumsi makanan hanya jenis makanan yang berkualitas dan bergizi tinggi, misalnya kurma basah atau Ruthab.

Ada banyak sekali keutamaan saat melakukan umrah di akhir bulan Ramadhan, sehingga rasanya sayang jika ada umat Islam yang mampu namun tak menunaikannya. Saat nya pilih travel haji plus terbaik di jakarta Alhijaz.

Penutup

Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan umroh akhir Ramadhan, PT. Alhijaz Indowisata Travel Haji Umroh akan siap melayani. Dengan pengalaman dan mengantongi akreditasi A, maka tak perlu lagi Anda ragu untuk mempercayakan perjalanan ibadah pada PT Alhijaz.

Untuk detail jadwal keberangkatan serta ragam paket yang ada, silahkan berkunjung ke website resmi PT Alhijaz di https://alhijaz-indowisata.com/.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button