Kategori
Info Berita

Tips dan Cara Agar Cepat Berangkat Umroh dan Haji

Ingin segera cepat berangkat umroh dan haji? ini dia tips dan cara agar cepat berangkat umroh dan haji. Setiap pribadi muslim hampir dapat dipastikan pasti memiliki Impian agar dapat menginjakkan kakinya di Kota Suci Mekah dan dapat melaksanakan shalat di Masjidil Haram dan bisa bersujud di depan ka’bah, melalui ritual haji ataupun umroh.

 

Tips dan Cara Agar Cepat Berangkat Umroh dan Haji

 

Haji termasuk rukun Islam yang kelima dan wajib dilaksanakan setiap Muslim yang mampu. Kata “mampu” yang menjadikan kita lalai jadinya. Masih banyak di antara kita yang masih merasa tidak wajib karena belum cukup punya uang dan bekal untuk melakukannya. Ingatlah bahwa hukumnya wajib dilaksanakan minimal 1 kali seumur hidup.

Persoalan haji di negara kita yang boleh dibilang agak berantakan dalam pengelolaannya, banyak membuat niat dari kita untuk melakukan ibadah haji dan umroh jadi setengah hati karena kurang yakin. Melihat Daftar tunggu yang menjulur panjang hingga bertahun-tahun, terus melesatnya ongkos naik haji (ONH) yang mengikuti kurs dolar serta persoalan belum merasa dipanggil serta banyak lagi yang menjadi alasan-alasan agar kewajiban ini dikesampingkan dahulu.

Ingatlah kita sebagi makhluk hidup yang Allah ciptakan untuk tidak boleh berhenti berharap, kita tidak boleh berhenti berusaha dan bermimpi hanya karena alasan-alasan tersebut diatas. Teruslah berusaha dan berdo’a untuk mewujudkan impian cara cepat berangkat Umroh Haji.

 

A. Pada dasarnya Beribadah Haji dan Umroh itu mudah.

Pergi haji dan umroh itu mudah jika kita memiliki keyakinan yang kuat dan mengetahui cara-caranya. Kalau diibaratkan seperti ini; jika seorang anak ingin sekali punya sepeda dan mengatakan kepada ayahnya, maka si anak akan diperintahkan ayahnya untuk :

  • Memantaskan keilmuan yang dimilikinya. Yaitu belajar naik sepeda, walaupun belum mempunyai sepeda, kalau memungkinkan untuk pinjam punya tetangga atau teman. Usahakan setiap hari latihan naik sepeda sampai akhirnya bisa mengayunnya dengan baik.
  • Memantaskan keuangannya. Yaitu dengan cara menabung. Dengan menyisihkan uang jajan sebagian untuk membeli sepeda idamannya, meskipun nilainya kecil atau kurang sempurna tapi dilakukan secara rutin.
  • Setelah ayahnya sudah melihat ada kesungguhan si anak belajar keras bersepeda sampai bisa dan pengorbanan anaknya dengan mengurangi jajan untuk di tabungkan membeli sepeda, walaupun uang si anak masih belum cukup untuk membelinya maka sang ayah akan mencukupkannya dan memenuhi keinginannya. Sehingga, anak juga dapat belajar dewasa bahwa jika ingin memiliki sesuatu harus dengan usaha yang gigih dan kerja keras yang kuat selain itupun anak akan belajar menghargai hidup. Hal tersebut sama halnya jika kita ingin menginjakan kaki di Tanah Suci Mekah maka dengan ikhtiar, bersabar dan berdo’a. Insya Allah akan didengar dan di kabulkan oleh Allah SWT.

 

B. Cara Menggapai Impian Menjadi Kenyataan Untuk Dapat Menginjakkan kaki di tanah suci Mekah :

  • Memantaskan ilmunya. Dengan belajar dan banyak membaca buku atau tulisan mengenai umroh dan haji. Lalu pelajarilah tata caranya hingga bisa dan lihatlah video tentang manasik dan pelajari atau ikuti manasik dengan baik.
  • Bertanya kepada orang yang sudah pernah pergi ke sana, bagaimana pengalamannya, Pelajari tips-tips orang yang sudah berangkat, tips seputar ibadah haji dan umroh dan lainnya yang terkait.
  • Perbanyaklah bersedekah, yang pastinya harus dilakukan dengan hati yang ikhlas bukan karena dipaksa dan terpaksa. Didalam Qs. Al-Baqarah ayat 245 di dalam nya berisi tentang janji Allah yang akan melipat gandakan yang banyak bagi siapa saja yang melakukan sedekah.
  • Mintalah brosur dari travel penyelenggara ibadah umrah dan haji yang terpercaya dan berpengalaman.
  • Bukalah Tabungan Umroh Haji walaupun setoran awal masih dalam jumlah sedikit hanya berisi Rp. 500.000 rupiah saja, sisihkan uang setiap bulannya secara rutin meskipun hanya Rp. 100.000,-
  • Lakukan amalan berikut sebagai ikhtiar. Siapa yang sholat subuh berjamaah lalu kemudian duduk sambil berzikir kepada Allah hingga terbitnya matahari kemudian melaksanakan shalat dhuha maka baginya pahala seperti pahala haji dan umroh.
  • Hadirilah undangan dan berkunjunglah ke acara selamatan keluarga, saudara ataupun tetangga sebelum pergi haji dan umrah ataupun sepulangnya dari tanah suci Mekah. Ikut serta dalam mendoakan mereka juga mendoakan diri sendiri agar segera menyusul seperti mereka.
  • Mintalah orang tua serta mertua mendoakan setelah shalat insya Allah doa orangtua itu mustajab. Sinergikan doa dengan istri dan suami (saling berdoa setelah melaksanakan shalat agar selalu dimudahkan untuk bisa menuju Baitullah).
  • Pasang gambar kabah yang besar di dinding lalu Afirmasikan seolah-olah kita berada diantara ribuan jamaah yang sedang thawaf dan bayangkanlah dalam keseharian sampai menjadi suatu kebiasaan. Afirmasi merupakan upaya untuk memotivasi pribadinya yang berpengaruh pada tingkat keyakinan yang semakin kuat.
  • Selanjutnya berserah dirilah kepada Allah. Karena perintah ibadah haji dan umroh itu merupakan perintah Allah, maka yakinlah Allah yang akan mencukupkan segala sesuatunya. Jika Allah melihat kita sudah layak untuk diberi rezeki ke Tanah Suci Mekah semuanya akan Dia permudah. Tiada yang tidak mungkin bagi Allah.

 

C. Selalu berfikir positif untuk cepat beribadah Haji dan Umroh

Demikianlah cara mudah agar cepat bisa melaksanakan ibadah umroh dan haji. Melaksanakan ibadah Umroh dan haji itu menjadi mudah jika kita berpikir mudah dan akan terasa sulit jika kita berpikir sulit. Maka tetaplah berpikir positif dan selalu berprasangka baik kepada Allah Swt, tingkatkan ibadah kita dan lakukan dengan hati yang tulus juga ikhlas dan terus berbuat baik tanpa henti. Berpikir yang positif serta perbuatan baik akan melahirkan hal-hal yang positif juga, salah satunya termasuk rizki. Demikian pula sebaliknya, pikiran negatif dan perbuatan buruk akan menarik hal-hal yang buruk pula seperti penyakit, kemiskinan, kesulitan, kesialan dan lain sebagainya. Itulah hukum alam atau sunnatullah. Wallahu a’lam bish-shawab.

Kategori
Info Berita

Peraturan Arab Saudi untuk Lindungi Jamaah Haji dan Umrah

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dilaporkan telah merilis seperangkat peraturan baru. Peraturan baru itu ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi jamaah, baik Haji atau Umrah dan memberikan hak-hak jamaah melalui tindak lanjut dari komite pengawasan dan pusat komunikasi untuk menerima keluhan dan pengamatan.

Peraturan Arab Saudi untuk Lindungi Jamaah Haji dan Umrah

Sebuah dokumen yang diunggah di situs kementerian itu mengatakan, mereka akan memberikan perlindungan lebih terhadap hak-hak jamaah melalui tindak lanjut melalui komite pengawasan dan pusat komunikasi untuk menerima keluhan dan lain sebagainya.

Kementerian mengatakan bahwa hal tersebut menjamin hak-hak jamaah asing dengan memantau komitmen serta layanan kontrak, seperti akomodasi, makanan, dan alat transportasi. Keluhan dari jamaah akan diteruskan ke sebuah komite khusus yang nantinya akan memutuskan hukuman terhadap para pelanggar. Sebuah perusahaan pelayanan haji yang tidak menyediakan layanan berstandar baik akan dikenakan denda, diskors, bahkan lisensinya bisa dicabut.

Sebuah perusahaan jasa Umrah dan Haji yang menyediakan layanan dibawah standar akan dikenai hukuman, mulai dari di denda, skorsing atau lebih dan atau lisensinya dicabut. Berdasarkan peraturan baru itu jamaah Umrah harus diberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan saat sedang melakukan ritual mereka dengan jaminan adanya alat transportasi, pengiriman barang-barang, konfirmasi pemesanan tiket pesawat, tiket pesawat alternatif dalam kasus yang asli hilang oleh pihak perusahaan yang memberikan pelayanan.

Hak-hak jamaah haji seperti keamanan dan kenyamanan, implementasi penuh dari kewajiban kontrak dengan sebuah perusahaan jasa yang telah menyediakan, jaminan keuangan terhadap sebuah perusahaan untuk memastikan bahwa mereka menghormati kontrak mereka sendiri, representasi di pengadilan apabila ada perusahaan keberatan dengan kompensasi finansial.

Setiap jamaah haji dan umrah berhak mendapatkan keselamatan dan kenyamanan

saat melakukan ibadah mereka di Tanah Suci.

Baik itu dari sisi transportasi, pengiriman barang-barang, konfirmasi pemesanan tiket pesawat, sampai dengan tiket pesawat alternatif dalam kasus apabila tiket asli telah hilang.

Hak-hak jamaah haji yaitu termasuk keamanan dan kenyamanan yang merupakan implementasi kewajiban penuh dari kontrak dengan perusahaan jasa yang telah menyediakan. Perusahaan harus memastikan bahwa mereka menghormati kontrak tersebut.

Berikut adalah beberapa hak jamaah yang berasal dari dalam negeri (Arab Saudi):
1. Kementerian akan mengambil jaminan keuangan yang diperlukan dari perusahaan berlisensi untuk memastikan pemenuhan kontrak.

2. Kementerian akan melakukan pemantauan layanan dan fasilitas yang telah disediakan oleh perusahaan.

3. Kementerian akan menerima keluhan dan laporan dari para jamaah. Nantinya ada komite bersangkutan untuk menyelidiki dan mengeluarkan keputusan yang lebih tepat.

4. Kementerian akan melaksanakan keputusan komite, termasuk yang menerapkan hukuman pada perusahaan yang melakukan pelanggaran dengan memberlakukan denda, menghentikan layanan mereka untuk satu musim ataupun lebih dan membatalkan lisensi mereka.

5. Kementerian akan mewakili jamaah sebelum akhirnya kasus tersebut akan masuk ke pengadilan hukum yang memiliki wewenang.

6. Kementerian akan memberikan jamaah jumlah kompensasi yang ditentukan bagi mereka melalui jalur resmi disetujui.

Tak hanya bagi jamaah yang berasal dari Arab Saudi, asal jamaah haji dan umrah yang berasal dari luar negeri pun tetap memiliki hak. Di antaranya yaitu:
1. Kementerian akan memastikan hak-hak jamaah sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani oleh jamaah, perwakilan jamaah dan penyedia layanan.

2. Kementerian akan memastikan bahwa jamaah mendapatkan akomodasi, transportasi, makanan dan logistik yang sesuai di tempat-tempat suci.

3. Kementerian akan menerima keluhan dan komentar jamaah mengenai perusahaan penyedia layanan yang nantinya akan diteruskan ke komite bersangkutan untuk penyelidikan lebih dalam dan mengeluarkan keputusan tepat.

4. Kementerian mengevaluasi laporan tentang kinerja dari pihak berlisensi. Hal ini akan memberikan sebuah hukuman bagi perusahaan yang telah melanggar dengan memberlakukan denda, menghentikan mereka dari layanan untuk satu musim atau lebih, atau membatalkan lisensi mereka tersebut.